Tinggalkan komentar

Ternyata, air kali tersebut……….

Kenangan sewaktu duduk di sekolah SMPN 4 Bogor dulu.  Sebagai seorang anggota Pramuka, aku ( Heri Heryanto ) tentu saja pernah kemping di alam. Waktu itu, tanpa Kakak Pembimbing, saya dan beberapa orang teman pergi kemping ke daerah Ciburial. Tempat itu kami pilih karena daerah tersebut masih berhutan, daerah resapan air untuk keperluan air minum di Jakarta. Hari Sabtu sore sekitar jam 4 kami berangkat dari sekolah karena titik rendevouz adalah sekolah di Jl. Kartini, Bogor.Heri Heryanto

Kami berjalan ke daerah Sindangsari, kemudian menelusuri jalan kontrol ledeng air minum. Setelah melewati jembatan Cisadane, kami naik terus menelusuri jalan itu masuk ke kebun karet Selakopi (sekarang menjadi perumahan kehutanan). Hari telah mulai gelap. Menemui jalan aspal kembali, kami terus menelusuri jalan ke arah Ciburial setelah melalui pintu ledeng, di daerah Ciomas Panggugah sekarang. Ketika sampai ke wilayah Ciburial hari telah benar-benar gelap, jauh dari penerangan rumah karena rumah terakhir di wilayah itu telah jauh kami tinggalkan. Kami menemukan tempat tempat yang bagus untuk berkemah, dan kemudian mendirikan tenda. Lahan di tempat tersebut relatif rata, berada di bawah pohon-pohon bambu. Yang terpenting dari semuanya adalah kali kecil di dekat tempat perkemahan kami. Malam itu kami bergembira, membuat onggokan api unggung dari daun-daun bambu kering yang berserakan. Sambil berapi unggun, kami memasak air dengan air yang diambil dari selokan kecil di sebelah perkemahan kami. Nikmat sekali rasanya, berada di alam bebas bersama teman-teman, berkemah, berapi unggun, sambil meminum kopi panas. Kami bergembira sampai malam hari. Ketika kantuk mendatang, kami semua tidur dengan nyenyak, diiringi bunyi jangkrik dan dengungan nyamuk di telinga. Kami tertidur lelap sekali, sehingga semua terbanun ketika matahari telah keluar dari peristirahatannya. Rekan kami, Herry Mulyadi, berinisiatif untuk mengambil air karena ia berencana untuk memasak air minum dan memasak nasi untuk sarapan kami semua. Dengan sebuah panci, ia ia mendatangi kali kecil kami. Kami biarkan saja ia kesana, kami menunggunya sambil bermalas-malas. Tak berapa kala ia berteriak memanggil kami semua. serentak kami mendatanginya. Ia menyuruh kami semua untuk melihat ke dalam air kali kecil tersebut. Ternyata……air kali tersebut penuh dengan kotoran kerbau…….

    Heri Heryanto,  Alumni SMPN 4 Bogor tahun 1975

Alumni SMPN 4 BOGOR

.

Pemda Kota Bogor.

ALUSPAT 1975

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: